TANIMBAR — Pelaksanaan kegiatan revitalisasi sarana dan prasarana di SMAN 11 Kepulauan Tanimbar, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, menunjukkan perkembangan positif. Dalam jangka waktu pengerjaan 1 bulan 1 minggu, progres fisik proyek tersebut kini telah mencapai 60,2 persen.
Program revitalisasi ini dilaksanakan guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan memadai bagi para siswa di wilayah Kepulauan Tanimbar.
Kepala SMAN 11 Kepulauan Tanimbar, Martina S. Kelijombar, S.Pd., menyampaikan bahwa proyek revitalisasi ini mencakup dua fokus utama, yaitu rehabilitasi 7 ruang belajar serta pembangunan 3 ruang baru yang meliputi Ruang UKS, Ruang OSIS, dan Ruang Bimbingan Konseling (BK).
"Untuk rehabilitasi 7 ruang belajar, pengerjaan yang telah berjalan meliputi pemasangan atap, plafon baru, keramik lantai dan rabat depan, hingga pengecatan plafon serta dinding bagian luar dan dalam," jelas Martina.
Sementara itu, untuk pembangunan 3 ruangan baru (UKS, OSIS, dan BK), progres pengerjaan saat ini sudah memasuki tahap pemasangan batako hingga pengecoran ring balk bagian atas.
Tidak hanya pengerjaan fisik bangunan, pengadaan fasilitas pendukung (meubeler) juga telah selesai dikerjakan secara paralel. Beberapa fasilitas yang sudah siap antara lain:
3 unit meja panjang
20 unit rangka kursi tugas
2 unit meja setengah biro
2 unit tempat tidur untuk Ruang UKS
Martina menegaskan, pihak sekolah bersama Tim Teknis Pengawas, Panitia, Kepala Pelaksana, dan seluruh tenaga kerja terus bersinergi agar pengerjaan dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang ditargetkan.
"Kami optimis seluruh pekerjaan dapat rampung 100 persen tepat waktu," tegas Martina.
Dukungan serupa disampaikan oleh Ketua Panitia Revitalisasi, Petrus Resilai. Ia menegaskan komitmen panitia untuk terus mengawasi jalannya pengerjaan dan memastikan seluruh ketersediaan material, baik lokal maupun non-lokal, selalu siap di lokasi demi kelancaran proyek.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Pengelola Revitalisasi, Edo Karubun, menyatakan bahwa seluruh pelaksanaan teknis di lapangan tetap mengacu pada program dan perencanaan yang telah ditetapkan oleh Kementerian.
Dengan selesainya revitalisasi ini nantinya, Martina berharap seluruh proses belajar mengajar di SMAN 11 Kepulauan Tanimbar dapat berjalan jauh lebih optimal, nyaman, dan mendukung mutu pendidikan siswa.

0Komentar
Berikan Komentar yang Sopan dan Santun !