Massa aksi mengawali kegiatan dari titik kumpul di Lapangan Voli Kampus Universitas Nias Raya (UNIRAYA), lalu bergerak menuju Simpang Lima Teluk Dalam untuk menyampaikan orasi. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanannya menuju Mako Polres Nias Selatan di Jalan Mohammad Hatta Nomor 1, Kelurahan Pasar Teluk Dalam.
Aksi damai ini digelar untuk menyuarakan aspirasi masyarakat terkait pengaduan dugaan pelanggaran aktivitas PT. GRUTI di wilayah Kepulauan Batu. Guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, Polres Nias Selatan menerjunkan personel pengamanan terbuka dan tertutup, didampingi pengawalan dari Satlantas Polres Nias Selatan untuk menjaga kelancaran lalu lintas.
Kapolres Nias Selatan, AKBP Alfian Tri Permadi, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri merupakan bentuk pelayanan dan perlindungan terhadap hak warga negara.
“Kami hadir untuk mengawal dan menjaga keselamatan semua pihak. Kami memahami bahwa menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak warga negara yang dijamin oleh undang-undang. Oleh karena itu, kami memastikan kegiatan ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan tetap menghormati hak-hak setiap warga,” tegas AKBP Alfian Tri Permadi.
Usai mengutarakan aspirasi di depan Mako, perwakilan massa diterima langsung oleh Kapolres Nias Selatan di ruang kerjanya untuk beraudiensi. Pertemuan ini turut dihadiri Wakapolres Nias Selatan KOMPOL Mahyu Danil Noor, S.Si., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Nias Selatan.
Dalam dialog yang terbuka dan konstruktif, pihak kepolisian memberikan tanggapan atas tuntutan yang diajukan:
Kewenangan Pejabat: Kapolres menjelaskan bahwa pemberhentian maupun evaluasi pejabat di lingkungan Polri berada di bawah otoritas yang lebih tinggi sesuai mekanisme yang berlaku.
Proses Hukum: Terkait pengaduan masyarakat (Dumas) mengenai PT. GRUTI, Satreskrim Polres Nias Selatan saat ini masih melakukan penyelidikan dan pendalaman alat bukti secara prosedural.
Audiensi diakhiri dengan sesi tanya jawab, penarikan kesimpulan, dan foto bersama sebagai simbol komunikasi yang baik antara kepolisian dan mahasiswa.
Koordinator lapangan aksi turut menyampaikan apresiasinya atas pengamanan humanis dari kepolisian. Hingga seluruh massa membubarkan diri, tidak ditemukan tindakan anarkis maupun pelanggaran hukum. Polres Nias Selatan pun menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pendekatan profesional dan dialogis dalam mengawal setiap aspirasi masyarakat.
0Komentar
Berikan Komentar yang Sopan dan Santun !