ALUSI KRAWAIN — Pemerintah Desa Alusi Krawain, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, sukses menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka Pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini dipusatkan di Balai Desa Alusi Krawain pada Selasa(13/10/2026).
Musrenbangdes ini dihadiri langsung oleh Camat Kormomolin Johanes Angwarmase, S.H., Kepala Desa Alusi Krawain Norbertus Suarlembit beserta perangkat desa, Ketua BPD Yulius Rurum beserta anggota, tua-tua adat, para Ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, hingga tenaga kesehatan setempat.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Irawati selaku Pendamping Desa yang membawakan materi terkait Kebijakan Prioritas Dana Desa, serta Sekretaris Desa Alusi Krawain Lukas Batlayeri, S.Ag. yang memaparkan Materi Perencanaan Anggaran Tahun 2027.
Camat Kormomolin: Musrenbangdes Adalah Forum Tertinggi Desa
Acara dibuka secara resmi oleh Camat Kormomolin, Johanes Angwarmase, S.H. Dalam sambutannya, Camat memberikan apresiasi atas terselenggaranya musyawarah ini dan menggarisbawahi pentingnya perencanaan pembangunan yang berakar dari aspirasi masyarakat bawah (bottom-up).
"Musrenbangdes ini adalah forum tertinggi di desa untuk menentukan arah pembangunan. Saya minta agar perencanaan ini dilakukan secara partisipatif, transparan, dan sungguh-sungguh menjawab kebutuhan masyarakat," tegas Yohanes.
Ia juga berpesan agar seluruh pihak mengawal program-program yang diusulkan agar tetap tepat sasaran. "Pastikan usulan yang dibahas adalah usulan prioritas yang membawa manfaat bagi banyak orang. Mari kita kawal bersama agar pembangunan di Desa Alusi Krawain berjalan sesuai regulasi," tambahnya.
Kepala Desa: Usulan Harus Tertib Administrasi Lewat Proposal
Menindaklanjuti arahan Camat, Kepala Desa Alusi Krawain, Norbertus Suarlembit, menegaskan komitmen Pemdes untuk mengawal aspirasi warga. Namun, ia menyuarakan pentingnya kedisiplinan administrasi dalam setiap usulan yang masuk.
"Harapan kita bersama, setiap permintaan dan usulan masyarakat akan ditindaklanjuti dalam penetapan anggaran Tahun 2027. Saya menegaskan bahwa setiap usulan masyarakat harus dalam bentuk proposal agar tertib secara administrasi," ujar Norbertus.
Lebih lanjut, Kades menjelaskan bahwa realisasi usulan akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan desa. "Semua usulan tetap diakomodir sesuai kapasitas anggaran 2027. Jika anggaran tahun depan belum mencukupi, usulan tersebut akan menjadi prioritas utama untuk ditindaklanjuti pada tahun anggaran berikutnya," jelasnya.
BPD Siap Kawal Aspirasi Warga
Dukungan serupa juga disampaikan oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Alusi Krawain, Yulius Rurum. Pihaknya berkomitmen untuk memantau dan mengawal seluruh daftar aspirasi yang telah disepakati warga.
"Semoga usulan dari masyarakat bisa ditindaklanjuti dengan baik dan dapat terakomodir di dalam APBDes 2027 mendatang," harap Yulius.
Seluruh rangkaian Musrenbangdes RKP Desa Alusi Krawain TA 2027 berjalan dengan aman, tertib, dan penuh semangat partisipatif. Musyawarah ini resmi ditutup setelah berhasil menyusun dan menyepakati daftar usulan prioritas pembangunan desa untuk tahun anggaran 2027.


0Komentar
Berikan Komentar yang Sopan dan Santun !