Nias Selatan – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali digaungkan di Kabupaten Nias Selatan. Kapolres Nias Selatan, AKBP Alfian Tri Permadi, S.I.K., M.H., bersama jajaran personel kepolisian turun langsung membaur bersama pemerintah kecamatan, mahasiswa GMNI Nias Selatan, dan masyarakat untuk melaksanakan kerja bakti di Jembatan Demba, Desa Hilinamozaua, Kecamatan Onolalu, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan ini diinisiasi sebagai bentuk dukungan nyata terhadap proses pengerjaan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih. Tujuannya agar akses transportasi masyarakat dapat segera menjadi lebih layak, aman, dan menunjang aktivitas perekonomian sehari-hari.
Aksi Nyata Bersama Masyarakat
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bersama rombongan tak ragu untuk bahu-membahu dengan warga dan mahasiswa. Mereka bergotong royong mengangkat batang pohon kelapa yang dipersiapkan sebagai badan jembatan, serta mengganti material kayu lama yang sudah lapuk dengan kayu yang jauh lebih kokoh dan layak pakai.
"Gotong royong adalah kekuatan kita. Ketika pemerintah, Polri, mahasiswa, dan masyarakat bergerak bersama, berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat kita hadapi dengan semangat kebersamaan," ungkap AKBP Alfian Tri Permadi di sela-sela kegiatan.
Kondisi dan Urgensi Jembatan Demba
Jembatan Demba memiliki dimensi panjang sekitar 13 meter dengan lebar 1,9 meter dan selama ini mengandalkan konstruksi balok kayu pohon kelapa. Berdasarkan peninjauan di lapangan, ditemukan beberapa fakta berikut:
Sejumlah balok utama telah mengalami pelapukan parah dan sebagian bahkan patah.
Jembatan belum dilengkapi pagar pengaman atau penahan di sisi kiri dan kanan.
Pengguna jalan harus ekstra waspada dan berhati-hati saat melintas demi menghindari risiko kecelakaan.
Mengingat peran vital jembatan ini sebagai jalur penghubung aktivitas warga, pembenahan secara gotong royong ini menjadi langkah preventif yang sangat penting sebelum perbaikan menyeluruh dapat diselesaikan.
Komitmen Polri untuk Masyarakat
Melalui aksi sosial ini, jajaran Polres Nias Selatan menegaskan bahwa kehadiran institusi kepolisian di tengah masyarakat tidak sebatas menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas), melainkan juga proaktif dalam membangun kepedulian sosial terhadap fasilitas umum yang mendesak.
Dari Jembatan Demba, sebuah pesan kuat kembali dikokohkan: bahwa dengan kolaborasi yang solid antara aparat, pemerintah, akademisi, dan warga, setiap tantangan infrastruktur dapat diatasi demi mewujudkan akses publik yang aman dan nyaman.

0Komentar
Berikan Komentar yang Sopan dan Santun !